
Fiat menghentikan sementara impor mobil penumpang baru ke Australia setelah stok Fiat 500e dan Abarth 500e hampir habis. Stellantis Australia menyatakan belum merencanakan pemesanan tambahan sambil mengevaluasi peluang produk berikutnya. Dengan langkah ini, lini Fiat dan Abarth praktis kehilangan model penumpang baru, sementara Fiat Professional masih bertahan melalui kendaraan komersial Scudo dan Ducato. Perusahaan menegaskan keputusan tersebut bukan berarti Fiat sepenuhnya meninggalkan pasar Australia dan layanan terhadap
konsumen serta jaringan dealer tetap dilanjutkan. (Courier Mail)
Tekanan utama datang dari penjualan yang terus melemah dan persaingan semakin ketat, termasuk dari merek-merek asal China yang menawarkan kendaraan listrik serta SUV dengan harga lebih kompetitif. Fiat 500e hanya terjual 117 unit pada 2024 dan meningkat menjadi 176 unit pada 2025, sedangkan penjualan mobil penumpang Fiat secara keseluruhan terus menurun setelah pernah mencapai 5.758 unit pada 2014. Jaringan penjualan mobil penumpangnya juga menyusut menjadi lima lokasi, jauh lebih kecil dibandingkan jaringan kendaraan komersial Fiat Professional. (News.com.au)
Masa depan Fiat di Australia kini bergantung pada keputusan Stellantis mengenai model pengganti yang cocok untuk pasar setir kanan. Pilihan potensial mencakup Fiat 600, Grande Panda, atau model baru lain, tetapi belum ada satu pun yang dikonfirmasi untuk Australia. Kondisi ini juga sejalan dengan tantangan global Fiat 500e, yang produksinya pernah dihentikan sementara di Italia akibat lemahnya permintaan kendaraan listrik di Eropa. Karena itu, penghentian impor saat ini lebih tepat dipandang sebagai masa jeda dan penataan ulang strategi, meski belum jelas kapan mobil penumpang Fiat akan kembali tersedia. (CarExpert)
0 Komentar